7 Free Font Cakep untuk Menambah Keren Artwork Grafis Kamu



Mau tambahan font-font keren untuk artwork kamu?
Ini ada beberapa yang barangkali menarik dan bisa kamu install, supaya grafis kamu lebih keren. Nggak cuma yang tipe handwriting, juga ada tipe sans serif dan serif.

7 Free font cakep untuk menambah keren artwork grafis kamu.

1. Hello Stockholm



Download di sini.


2. Selima





Download di sini.

3. Arctic



Download di sini.

4. Mohave



Download di sini.

5. Frontage Outline



Download di sini.

6. Westfalia



Download di sini.


7. Moon



Download di sini.


Yes, itu dia free font yang saya bagiin untuk kali ini.
Kapan-kapan saya akan share lagi.

Logo Design - Villa Oasis



Syahdan, bos saya dulu punya project, membangun satu area menjadi beberapa villa yang kemudian akan disewakan ataupun dijual.

Dan, seperti biasa, saya pun bertugas 'ngasih identitas' untuk project sekelompok villa tersebut. Bos saya menamainya Villa Oasis.

Kebetulan di belakang area yang akan dibangun tersebut ada tuk, yaitu semacam mata air yang airnya bening adem banget. Padahal lokasinya nggak jauh-jauh amat di lereng gunung lho, tapi kok ya ada tuk di situ.

Berawal dari situlah, maka beliau memberinya nama 'oasis'. Dan mata air tersebut yang menjadi inspirasi saya dalam membuat logo.
Kebetulan lagi, di salah satu villa yang sudah jadi, ada kolam kecil dengan bunga teratai di dalamnya. Kalau lagi mekar, baguuus banget. Makanya saya ambil beberapa foto bunga teratai yang lagi mekar tersebut.



Dari foto di atas, kemudian bunga teratai tersebut coba saya terjemahkan ke dalam bentuk logo.














Bentuk spiral adalah merupakan simbol air di tuk yang saya ceritakan itu.
Hmmm ... tapi kok ya kurang gimana gitu ya. Saya dan bos sama-sama belum puas.

Maka, saya pun mencoba untuk memakai foto bunga teratai yang kedua ini.




Dari foto bunga teratai di atas, saya trace dengan menggunakan photoshop, hingga menjadi vector. Yang kemudian saya ulik lagi menjadi logo.


Dan logo di ataslah yang di-acc oleh si bos :)

7 Aplikasi Android Kreatif untuk Kamu yang Juga Kreatif



Sekarang apa-apa bisa kita kerjakan di smartphone, betul?
Termasuk utak atik desain visual dan grafis. Memang nggak seampuh kalau kita kerjain di PC maupun laptop sih. Tapi ada beberapa aplikasi Android yang ternyata asyik banget buat ulik ulik desain, meski hasilnya nanti harus diretouch lagi di laptop.

Buat kamu yang mungkin bukan seorang desainer pro, aplikasi ini juga bisa kamu pakai sekadar buat fun, dan pengisi waktu saat bosan dengan media sosial maupun games. Mayan, buat dipamerin di Instagram nanti hasilnya setelah diolah di beberapa aplikasi ini. Hahaha.

Ini dia beberapa di antaranya.

7 Aplikasi Android buat para pekerja kreatif.


1. Photoshop Sketch




Kalau Photoshop pasti udah ngerti deh ya. Adalah software andalan Adobe yang ampuh banget buat ngedit foto. Adobe punya software sendiri buat ngilustrasi, yaitu Adobe Illustrator.

Nah, di Photoshop Sketch ini, bukannya dipakai untuk ngedit foto, tapi buat bikin sketsa. Keren kan. Saya pengin banget pake, tapi kayaknya mesti beli stylus pen-nya dulu yes? Hahaha. Nabung!


2. Cardboard Camera




Yang mau main-main dengan foto-foto Virtual Reality (VR), bisa nih install aplikasi Android yang ini.

Foto VR adalah foto yang yang bisa menampilkan pemandangan 360 derajat (atau memutar) dengan efek 3D, plus juga ada sound-nya. Pokoknya serasa kita berada dalam foto itu, yang dekat ya keliatan dekat, yang jauh ya keliatan jauh.

Keren banget lah :D


3. Photoshop Fix



Nah, ini dia. Kemarin saya sempat install, tapi uninstall lagi karena hape saya kurang memadai jadinya lemot pisan! Dan, juga karena jempol saya yang kegedean! Pfffttt!

Setelah beberapa lama hanya bisa digunakan oleh para pemakai iOS, akhirnya Adobe merilis versi Android-nya juga. Memang nggak se-mighty versi desktop sih, tapi ya teteplah ya, keren.


4. Prisma




Nah, ini saya lihat sih udah banyak temen yang suka makai.

Kalau soal transforming foto, di Android emang banyak banget aplikasinya ya. Keren-keren pun hasilnya. Mau ngubah foto jadi apa pun bisa dan ada aplikasinya. Tapi kayaknya Prisma ini memang yang paling ngehits selama tahun 2016 kemarin.


5. Capture CC



Yang satu ini juga punya Adobe nih. Capture CC ini merupakan free app yang memungkinkan kita mengambil color palette dari foto-foto yang kita ambil, dan kemudian bisa kita gunakan After Effect CC, Dreamweaver, Animate CC, Illustrator CC, Illustrator Draw, InDesign CC, Muse dan Photoshop CC.

Nggak cuma itu, Capture CC juga bisa meng-generate sketsa yang kita gambar pakai Illustrator menjadi vector lho. Dan, semuanya, asal kamu punya akun, bisa di-sync sehingga bisa dibuka dan diedit di mana pun.

Wew!


6. Lightroom 2.2




Lightroom ini menjadi pemenang Professional Photographer Hot One Awards dalam kategori Photo App tahun 2015 lho.

Aplikasi Android ini bisa mentransfer RAW/DNG files dari kamera ke smartphone. Nah, yang suka nguplik-uplik DSLR tahu kan, RAW itu yang kayak gimana?


7. Adobe XD



Sebagai usaha untuk menyaingi aplikasi Sketch, maka Adobe meluncurkah Adobe XD.
Sebenarnya software ini masih buat desktop sih utamanya, tapi aplikasi Androidnya memungkinkan kita buat ngintip-ngintip desain-desain yang udah kita bikin on the go.

Saya belum coba yang terakhir ini. Hehehe.

Nah, itu dia beberapa aplikasi Android yang ngehits di kalangan para pekerja kreatif.
Ada yang saya lewatkan?
Tambahkan di kolom komen ya!

Desain Kartu Nama Customized - Bentuk Lain Media Promo



Apa pun pekerjaan kita, ada satu alat yang terbukti cukup ampuh sebagai alat "pemasaran diri". Apalagi kalau bukan kartu nama.

Kartu nama berisi informasi-informasi diri kita, termasuk di dalamnya adalah bagaimana mengontak kita terutama untuk urusan bisnis. Dalam sebuah kartu nama, sudah lazim dituliskan nama, alamat, nomor handphone, dan yang akhir-akhir ini semakin banyak dipakai oleh para pebisnis adalah nama-nama akun jejaring sosial, seperti twitter, facebook, dan juga blog atau website pribadi.

Cukupkah informasi-informasi tersebut? Bagi sebagian orang, mungkin cukup. Bagi yang lain, masih kurang.

Jadi apa lagi yang bisa ditambahkan dalam kartu nama agar semakin optimal fungsinya sebagai alat "pemasaran diri"?

Inilah yang saya sebut sebagai "Customized Business Card".

Kartu nama, sebagai alat personal branding, mempunyai fungsi sebagai pengingat. Tentu saja tugasnya adalah mengingatkan orang yang kita beri kartu nama akan kita, bahwa dia pernah bertemu kita dan mungkin pernah mengobrol, dan hey, kalau ada sesuatu, tolong ingat saya ya! *dalam kaitannya dengan bisnis tentu saja*.

Selain itu, kini kartu nama juga berfungsi sebagai buku tamu. Hah? Buku tamu diganti kartu nama? Iyaa, ketimbang nulis buku tamu dalam sebuah acara seminar, misalnya, kini orang lebih suka meninggalkan kartu nama di meja registrasi. Lebih cepat dan lebih praktis.

Nah, kalau sudah begini, kartu nama menjadi sangat vital buat kita kan?

Adalah tugas saya, untuk membuat kartu nama itu diingat. Klien hanya menginstruksikan saya untuk mendesain kartu nama yang berisi informasi-informasi diri, dan adalah tugas saya membuat kartu nama yang remember-able. *Halagh, itu basa enggres bukan itu? ::))*

Lantas apa yang bisa saya lakukan?
Banyak!

Ada klien yang meminta saya menampilkan sketsa dirinya dalam kartu nama. Seperti ini misalnya.



Ada klien yang meminta saya untuk menampilkan buku-buku yang sudah pernah ditulisnya. Seperti ini misalnya.



Yang penting, kartu nama haruslah mencerminkan personality si pemilik. Ini jelas, hukum pasti dalam setiap personal branding. Seperti kartu nama berikut yang saya desain untuk sebuah komunitas online khusus perempuan.



Atau, untuk para blogger, ya membawa "identitas" blognya ke dalam business card tersebut.


Jadi, sebisa mungkin, jangan cuma membuat kartu nama yang standar. Hanya berisi nama, alamat dll, dan sudah. Buatlah orang yang diberi kartu nama akan mengamati sejenak kartu nama kita.





Bagaimana caranya? Tentu saja dengan membuat desain kartu nama yang beda, yang eye-catching, yang menarik.

Buatlah sebuah Customized Business Card! :)

Jangan Asal Cropping



Cropping refers to the removal of the outer parts of an image to improve framing, accentuate subject matter or change aspect ratio. Depending on the application, this may be performed on a physical photograph, artwork or film footage, or achieved digitally using image editing software. The term is common to the film, broadcasting, photographic, graphic design and printing industries.

Begitu kata Wikipedia.

Ketika hendak memotret, pasti kamu udah mengatur berbagai hal, mulai dari mengatur kecepatan rana, bukaan diafragma, pilihan lensa, sampai menentukan detail yang masuk ke dalam frame.

Tapi, ketika melihat hasilnya, ada saja yang kurang sempurna, entah ada bagian dari subyek utama yang nggak bagus atau ada elemen pengganggu di background.

Ini terkadang memang menjadi masalah umum di kamera--apa yang dilihat di viewfinder tidak selalu sama dengan hasil fotonya. Di era film, menghilangkan hal-hal semacam ini nggak gampang. Tapi kini, di zaman serba digital, cropping menjadi lebih cepat dan memberi berbagai opsi yang lebih kreatif. Hanya saja, usahakan agar cropping pasca produksi tidak menjadi kebiasaan.

Berhati-hatilah pada pemotretan close-up yang bagian-bagian subyeknya menyentuh pinggiran bingkai atau yang hanya menyisakan ruang tipis untuk latar belakang. Sebab foto akan terasa terimpit.

Melakukan cropping memang sah-sah saja, tapi kamu tetap perlu cermat, apalagi kalo sampai pada pilihan cropping ketat. Yang penting, usahakan agar keseimbangan foto tetap terjaga.

Seandainya saja ada bagian dari objek yang kamu potret terpotong, misalnya telinga atau tangannya. Jangan sekali-sekali mencoba mengoreksinya dengan menambahkan bagian yang hilang tersebut, lewat software pengolah foto. Hanya akan buang-buang waktu saja, karena hasilnya bakal nggak bagus. Mendingan lakukan cropping saja sekalian, lebih ketat tapi lebih dinamis.

Berikut beberapa contoh foto yang sebelum dan sesudah di-cropping.

sebelum dan sesudah di-cropping. dengan sedikit sentuhan blur

cropping ketat.

cropping untuk memperkuat komposisi.

Jadi salah cropping, bisa berakibat kesan dramatis langsung pudar. Bisa juga jadi salah fokus. Bisa juga jadi ... ah entahlah.

Tapi lagi-lagi, hey, ini zaman serba mudah. Tinggal ctrl z atau click click di panel history, semuanya kembali seperti semula :D

Selamat cropping!